Jurnal Kesehatan Masyarakat Darmais (JKMD) https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd <p><strong>JKMD : Jurnal Kesehatan Masyarakat Darmais</strong> (e-ISSN. 2963-3567) is published by the Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmais Padangsidimpuan. JKMD publishes articles based on research or the equivalent of research results in the field of public health or other disciplines related to public health that have never been published/published by other media. This journal contains articles on epidemiology and biostatistics, health policy and administration, public health nutrition, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, as well as other related articles in the field of public health. This journal can be used by health practitioners, health nurses, teachers, lecturers, medical students, and people who are interested in public health issues. This journal was first published in June 2022 and subsequently published twice a year, namely in June and December.</p> en-US jkmddarmais@gmail.com (Lena Juliana Harahap, MKM) bincar.nasution@ipinternasional.com (Bincar Nasution) Tue, 30 Jun 2026 01:59:05 +0000 OJS 3.3.9.9 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hubungan Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Tingkat Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan di UPT Puskesmas Pintupadang https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/529 <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang sering disebut sebagai K3, memiliki signifikansi yang cukup besar dalam pembentukan lingkungan kerja yang aman, sekaligus meningkatkan kepuasan tenaga kesehatan dalam peran mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan perasaan kepuasan yang dialami oleh staf kesehatan yang bekerja di Klinik Kesehatan Masyarakat Pintupadang, yang terletak di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 2025. Strategi penelitian kuantitatif digunakan untuk studi ini, dengan menggunakan kerangka kerja korelasional deskriptif. Seluruh karyawan kesehatan di Klinik Kesehatan Masyarakat Pintupadang merupakan populasi penelitian, dari mana sampel sebanyak 40 orang dipilih dengan cermat melalui penerapan metodologi pengambilan sampel bertujuan. Informasi dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner, observasi langsung, dan pemeriksaan dokumen yang relevan. Analisis statistik data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Temuan menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penerapan prinsip K3 dan tingkat kepuasan kerja di kalangan pegawai kesehatan, yang ditunjukkan oleh nilai p sebesar 0,001, di bawah ambang batas 0,05. Sebagian besar pegawai kesehatan yang menilai implementasi K3 berada di tingkat atas menunjukkan tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi. Oleh karena itu, menerapkan langkah-langkah K3 dengan sebaik mungkin sangat penting untuk meningkatkan kepuasan kerja pegawai kesehatan di pusat kesehatan setempat.</p> Hajjah Siregar, Susi Febriani Yusuf, Juliana Lubis Copyright (c) 2026 Hajjah Siregar, Susi Febriani Yusuf, Juliana Lubis https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/529 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Ergonomi dengan Risiko Kesehatan pada Tenaga Kesehatan di Puskesmas Pintupadang https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/531 <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi faktor penting dalam upaya mencegah risiko kecelakaan kerja.Puskesmas Pintupadang merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di kecamatan Batang Angkola ,Kabupaten Tapanuli Selatan.Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan tenaga kerja adalah aspek ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi ergonomi kerja dengan risiko kesehatan pada tenaga kesehatan di puskesmas pintupadang Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan dari november 2024-Juli 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah reponden sebanyak 57 orang yang merupakan tenaga kesehatan dipuskesmas pintupadang. Dari 31 responden dengan ergonomi rendah,sebanyak 28 orang (49,1%) memiliki risiko kesehatan tinggi,dan hanya 3 orang (5,3%) yang memiliki risiko kesehatan rendah,sedangkan dari 26 responden dengan ergonomi tinggi,15 orang (26,3%) mengalami risiko kesehatan rendah,dan 11 orang (19,3%) mengalami risiko kesehatan tinggi. Uji Chi –Square menunjukkan nilai P=0,0001 yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan secara statistik antara kondisi ergonomi kerja dengan risiko kesehatan.</p> Ade Lisma Putri Copyright (c) 2026 Ade Lisma Putri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/531 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Beban Kerja terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pemanen Kelapa Sawit Di PTPN IV Regional 1 Afdeling V Marpinggan https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/534 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap kecelakaan kerja di kalangan pekerja kelapa sawit di PTPN IV Regional 1 Afdeling V Marpinggan, Kabupaten Angkola Selatan. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dilakukan dengan melibatkan 30 pekerja kelapa sawit yang dipilih menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur beban kerja dan kejadian kecelakaan kerja, dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami beban kerja berat (63,3%), sedangkan mayoritas belum pernah mengalami kecelakaan kerja (96,7%). Analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara beban kerja dan kecelakaan kerja (p = 0,439). Temuan ini menunjukkan bahwa beban kerja bukanlah penentu utama kecelakaan kerja di kalangan pekerja kelapa sawit. Faktor lain seperti implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kepatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri, dan praktik manajemen kerja kemungkinan memainkan peran yang lebih penting dalam mencegah kecelakaan. Penguatan program K3 tetap penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja meskipun kondisi beban kerja tinggi.</p> Winda Wardani, Elvi Suryani, Rahmah Juliana Siregar Copyright (c) 2026 Winda Wardani, Elvi Suryani, Rahmah Juliana Siregar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/534 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Sikap Pekerja dan Lama Kerja dengan Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Batu Bata di Silandit, Padangsidimpuan Selatan https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/535 <p>Berdasarkan data Word Health Organization (WHO, 2012) <em>Low Back Pain </em>terjadi sekitar 60 - 80%. Data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan yang melibatkan 800 orang dari 8 sektor informal di Indonesia menunjukkan keluhan <em>Low Back Pain </em>salah satunya pekerja batubata di Lampung yang menderita keluhan <em>Low Back Pain </em>yaitu 76,7%, dan 21% pengrajin wayang kulit di Yogyakarta, <em>Low Back Pain </em>adalah nyeri yang dirasakan pada daerah punggung bawah, berupa nyeri yang terasa diantara tulang rusuk paling bawah hingga lipatan bokong bawah dan sering kali disertai nyeri yang menjalar ketungkai bawah hingga kaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan sikap pekerja dan lama kerja dengan keluhan <em>low back pain p</em>ada pekerja batu bata di kelurahan Silandit Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Tahun 2025. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan <em>cross sectional. </em>Penelitian ini dilakukan mulai bulan Desember 2024 s/dJuli 2025, sampel penelitian ini adalah pekerja batu bata di Kelurahan Silandit yang terdiri dari 20 usaha batu bata yang berjumlah 54 pekerja dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, dengan analisis univariat dan bivariat mengggunakan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian adalah ada hubungan sikap pekerja dengan keluhan <em>Low Back Pain </em>pada pekerja batu di kelurahan Silandit (p=0,000). Ada hubungan lama kerja dengan keluhan <em>Low Back Pain</em> pada pekerja batu bata di Kelurahan Silandit (p=0,000).</p> Arsya Handayani Siregar, Juliana Lubis, Lena Juliana Harahap Copyright (c) 2026 Arsya Handayani Siregar, Juliana Lubis, Lena Juliana Harahap https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/535 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Pengetahuan Pasangan Usia Subur dengan Minat Memilih Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Desa Bargot Topongjulu, Padang Lawas https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/606 <p>Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif adalah Intra Uterine Device (IUD), namun penggunaannya masih rendah karena kurangnya pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasangan usia subur (PUS) dengan minat memilih alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Desa Bargot Topong Julu Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional.</p> <p>Populasi penelitian sebanyak 106 pasangan usia subur dan sampel sebanyak 51 responden yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05).</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 30 orang (58,8%) dan minat rendah terhadap penggunaan IUD sebanyak 28 orang (54,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,010 (&lt;0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan pasangan usia subur dengan minat memilih alat kontrasepsi IUD. Disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan pasangan usia subur mengenai IUD maka semakin tinggi minat untuk memilih metode kontrasepsi tersebut.</p> Hanna Dahliana, Juliana Lubis, Lena Juliana Harahap Copyright (c) 2026 Hanna Dahliana, Juliana Lubis, Lena Juliana Harahap https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/606 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja pada Perawat di Puskesmas Siabu, Mandailing Natal https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/607 <p>Kecelakaan kerja merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada tenaga kesehatan, termasuk perawat yang bekerja di puskesmas. Kecelakaan kerja dapat menimbulkan cedera, gangguan kesehatan, penurunan produktivitas, bahkan kematian. Faktor yang berpengaruh terhadap kecelakaan kerja antara lain sikap perawat dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecelakaan kerja pada perawat di Puskesmas Siabu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2025. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 30 perawat dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki sikap positif sebanyak 21 orang (70%), penggunaan APD baik sebanyak 18 orang (60%), dan tidak pernah mengalami kecelakaan kerja sebanyak 22 orang (73,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat pengaruh sikap terhadap kecelakaan kerja (p=0,032) dan terdapat pengaruh penggunaan APD terhadap kecelakaan kerja (p=0,034). Disimpulkan bahwa sikap perawat dan penggunaan alat pelindung diri merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian kecelakaan kerja pada perawat di Puskesmas Siabu.</p> Zubaidah, Juliana Lubis, Susi Febriani Yusuf Copyright (c) 2026 Zubaidah, Juliana Lubis, Susi Febriani Yusuf https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/607 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Batanggadis https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/608 <p>Upaya tersebut dilakukan buat memberdayakan rakyat pada memelihara, menaikkan serta melindungi kesehatannya sebagai akibatnya masyarakat sadar, mau, serta bisa secara mandiri ikut aktif pada menaikkan status kesehatannya. Kita menyadari bahwa upaya tadi bukanlah suatu hal yg praktis karena upaya tadi berkaitan sangat erat menggunkan persoalan perilaku sedangkan duduk perkara perilaku artinya dilema yang khas dan kompleks. Tujuan penelitian ini adalah buat mengetahui korelasi pengetahuan ibu rumah tangg dengan sikap personal hyiene serta. Penelitian yang digunakan artinya penelitian survei analitik yang dilakukan pada Desa Batang Gadis. Analisa yang dipergunakan univariat serta bivariat dengan maksud mengetahun hubungan pengetahuan Ibu rumah tangga dengan hasil uji bivariat dengan hasil chi-square p=0.000 artinya terdapat hubungan yang berkorelasi pengetahuan ibu rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat.</p> Emmi Suryani Copyright (c) 2026 Emmi Suryani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/608 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Sikap Perawat dengan Menggunakan Alat Pelindung Diri di Puskesmas Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/609 <p>Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu komponen penting dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan penyakit infeksi dan kecelakaan kerja. Sikap perawat menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kepatuhan penggunaan APD dalam memberikan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap perawat dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Puskesmas Sayur Matinggi Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di Puskesmas Sayur Matinggi sebanyak 40 orang dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat dengan sikap positif sebanyak 22 orang (55,0%) dan sikap negatif sebanyak 18 orang (45,0%). Perawat yang menggunakan APD sebanyak 19 orang (47,5%) dan yang tidak menggunakan APD sebanyak 21 orang (52,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,001 (&lt;0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara sikap perawat dengan penggunaan APD. Disimpulkan bahwa sikap perawat berhubungan dengan penggunaan APD di Puskesmas Sayur Matinggi Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2025.</p> Fadli Marzuki Copyright (c) 2026 Fadli Marzuki https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jkmd/article/view/609 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000