HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS AEK HABIL TAHUN 2025
Keywords:
KEK, ibu hamil, anemiaAbstract
Kurang Energi Kronis (KEK) adalah suatu keadaan kekurangan makanan dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan ukuran Indeks Massa Tubuhnya (IMT) di bawah normal <17,00 untuk orang dewasa. Anemia Adalah kondisi kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen untuk jaringan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui hubungan kekurangan energi kronik (KEK) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.pengambilan sampel yang diambil yaitu menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 46 responden. Pengumpulan data diambil dari data primer dan sekunder. Analisa data yang di gunakan yaitu analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 46 responden yang diteliti dapat dilihat bahwa dari 24 orang ibu hamil yang mengalami KEK (LILA < 23,5 cm), sebanyak 10 orang (41,7%) mengalami anemia dan 14 orang ( 58,3%) tidak mengalami anemia. sementara itu dari 22 orang ibu hamil yang memiliki status gizi normal (LILA ≥ 23,5 cm), sebanyak 18 orang ( 81,8%) yang mengalami anemia dan hanya 4 orang yang (18,2%) yang tidak mengalami anemia. Secara keseluruhan, dari 46 responden terdapat 28 orang (60,9%) yang mengalami anemia dan 18 orang (39,1%) yang tidak mengalami anemia. dengan nilai signifikan p - value = 0,007 ( p < 0,05).sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) di terima dan (Ho) di tolak. sebagai kesimpulan dari Hasil ini menunjukkan bahwa anemia tidak hanya terjadi pada ibu hamil dengan status KEK, tatapi juga cukup tinggi pada ibu hamil yang tidak mengalami KEK
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 lely desi uli basana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

