Pengaruh Deep Back Massage terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif
Keywords:
Deep Back Massage, Nyeri PersalinanAbstract
Proses persalinan dimulai dengan kontraksi rahim yang menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan pada ibu yang sedang melahirkan. Nyeri merupakan masalah utama yang dialami oleh ibu bersalin. Nyeri persalinan terjadi akibat kontraksi atau pemendekan otot rahim, yang menimbulkan rasa sakit di daerah pinggang, perut, dan menjalar ke paha. Salah satu cara untuk mengatasi nyeri persalinan adalah dengan menggunakan terapi non-farmakologi, seperti Deep Back Massage.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Deep Back Massage terhadap nyeri persalinan pada fase aktif kala I di Praktek Mandiri Bidan Olpia Rambe S.Keb.Bd di Kota Padangsidimpuan pada tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah desain quasi-eksperimen dengan pendekatan posttest-only control group, dengan sampel sebanyak 5 orang.Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 90% wanita hamil dan melahirkan mengalami nyeri dan ketakutan selama persalinan, sehingga berbagai cara dilakukan untuk membuat ibu merasa lebih nyaman dan mengurangi rasa sakit (Lilis dkk, 2020). Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat nyeri persalinan sebelum diberikan Deep Back Massage adalah 3,40. Setelah pemberian Deep Back Massage pada fase aktif kala I, rata-rata nyeri menurun menjadi 1,80. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan Deep Back Massage terhadap pengurangan nyeri persalinan pada fase aktif kala I dengan nilai p sebesar 0,003. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa D3 Kebidanan dalam pengabdian mereka kepada masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Husnul Khotimah, Lisna Khairani Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

