Pelatihan Pembuatan Bedak Dingin Berbahan Alami Masyarakat Desa Basilam Baru Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan
Keywords:
Bedak Dingin, Bahan Alami, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan desa pertanian yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dengan paparan sinar matahari langsung yang tinggi. Keterbatasan akses terhadap produk perawatan kulit yang terjangkau serta belum optimalnya pemanfaatan bahan baku lokal (beras, temulawak, dan cengkeh) mendorong Tim KKN Kelompok 21 Universitas Aufa Royhan untuk melaksanakan program pelatihan pembuatan bedak dingin berbahan alami. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan bahan-bahan lokal menjadi produk kosmetik tradisional bernilai tambah tinggi, sekaligus membuka peluang usaha baru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan langsung (praktik) yang diikuti oleh ± 10 ibu rumah tangga dan pemuda desa pada minggu ketiga pelaksanaan KKN. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi bedak dingin secara mandiri, memahami teknik pengolahan dari sortasi bahan, pencampuran, pengeringan, hingga penggilingan, serta antusias untuk mengembangkan produk tersebut sebagai sumber pendapatan tambahan. Program ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan, diversifikasi ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Melia Efriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

