Budidaya Tanaman Obat Keluarga untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat di Desa Pargarutan Jae
Keywords:
Tanaman Obat Keluarga, Budidaya Tanaman, Kesehatan MasyarakatAbstract
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan TOGA di Desa Pargarutan Jae. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan observasi, koordinasi, persiapan lahan, penanaman, dan sosialisasi pada tanggal 31 Mei–2 Juni. Sebanyak 10 orang dari 613 kartu keluarga berpartisipasi dalam kegiatan budidaya sembilan jenis tanaman obat, yaitu jahe, serai, kumis kucing, lengkuas, kunyit kuning, kunyit putih, lidah buaya, bakung putih, dan cocor bebek. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya satu kebun TOGA pada lahan kosong milik warga dengan tingkat partisipasi masyarakat sebesar 1,63%. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat tanaman obat keluarga dan pemanfaatan lahan secara produktif. Dengan demikian, budidaya TOGA dapat menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dela Anisyah Rizki Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

