Hubungan Pengetahuan Pasangan Usia Subur dengan Minat Memilih Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Desa Bargot Topongjulu, Padang Lawas
Keywords:
Pasangan Usia Subur (PUS), Minat, Alat Kontrasepsi, IUDAbstract
Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif adalah Intra Uterine Device (IUD), namun penggunaannya masih rendah karena kurangnya pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasangan usia subur (PUS) dengan minat memilih alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Desa Bargot Topong Julu Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian sebanyak 106 pasangan usia subur dan sampel sebanyak 51 responden yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 30 orang (58,8%) dan minat rendah terhadap penggunaan IUD sebanyak 28 orang (54,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,010 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan pasangan usia subur dengan minat memilih alat kontrasepsi IUD. Disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan pasangan usia subur mengenai IUD maka semakin tinggi minat untuk memilih metode kontrasepsi tersebut.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hanna Dahliana, Juliana Lubis, Lena Juliana Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

