ES KRIM JAHE PEREDA DISMENOREA SEBAGAI USAHA PROSPEKTIF BERBASIS KESEHATAN DI DESA PURBATUA
Keywords:
Es Krim Jahe, Dismenorea , Usaha ProspektifAbstract
Dismenorea dapat diobati dengan NSAID dan pil kontrasepsi kombinasi. Pengobatan farmakologi dapat menyebabkan ketergantungan dan penumpukan zat dalam organ. Berdasarkan permasalahan tersebut, melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Kewirausahaan dan Ekonomi Kesehatan dibuat usaha pangan berbasis kesehatan untuk mengurangi dismenorea. Produk pangan ini berupa es krim jahe. Berdasarkan penelitian salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk mengurangi dismenorea adalah jahe. Jahe mengandung beberapa zat aktif diantaranya gingerol yang dapat menekan prostaglandin (stimulan kontraksi uterus), alpha-linolenic acid yang merupakan anti perdarahan di luar haid, dan capsaicin yang dapat menghambat keluarnya enzim siklooksigenase (pengatur sintesis prostaglandin). Kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi dan demonstrasi tentang potensi dan pemanfaatan tumbuhan obat yang ada pada lingkungan masyarakat di Desa Purbatua. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat. Produksi eskrim jahe ini memiliki peluang yang besar untuk bersaing dikarenakan masih sedikitnya produk serupa yang beredar di pasaran, serta jaringan yang dimiliki produsen cukup luas untuk memasarkan eskrim jahe diantaranya Bidan Praktik Mandiri, Rumah Sakit, Puskesmas, dan Pertokoan yang dapat menjadi mitra kerja. Produsen membidik para wanita yang notabene eskrim jahe dapat menjadi makanan ringan yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Produsen yang merupakan tenaga kesehatan memiliki koneksi yang luas untuk mendistribusikan sehingga peluang eskrim jahe sangat besar untuk menjadi usaha yang berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Norma Yanti Rambe, Lisna Khairani Nasution, Elvi Suryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

