Revitalisasi Pra Lansia melalui Senam sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Fisik dan Mental di Desa Tetangger Tahun 2025

Penulis

  • Lola Pebrianthy Universitas Aufa Royhan
  • Aspi Sintiya Universitas Aufa Royhan
  • Revaliana Fitriana Universitas Aufa Royhan

Kata Kunci:

pre-elderly, exercise, physical health, mental health, revitalization.

Abstrak

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia membawa tantangan kesehatan, khususnya fisik dan mental. Di Desa Tetangger, kelompok pra-lansia (50-60 tahun) mengalami penurunan kualitas hidup akibat kurangnya aktivitas fisik terstruktur dan interaksi sosial. Program ini bertujuan merevitalisasi kesehatan fisik dan mental pra-lansia melalui senam rutin. Metode pelaksanaannya adalah senam mingguan selama sebulan, dengan evaluasi awal dan akhir melalui observasi dan wawancara. Hasilnya menunjukkan peningkatan stamina, berkurangnya keluhan fisik (misalnya nyeri punggung dari 72% menjadi 36%), serta meningkatnya semangat hidup dan partisipasi sosial peserta. Program ini membuktikan senam sederhana berdampak positif pada kesejahteraan fisik dan psikologis pra-lansia, serta layak direplikasi.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Pebrianthy, L., Sintiya, A., & Fitriana, R. (2025). Revitalisasi Pra Lansia melalui Senam sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Fisik dan Mental di Desa Tetangger Tahun 2025. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darmais, 4(2), 33–37. Diambil dari https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jpmd/article/view/431

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama