Edukasi Ketahanan Pangan dalam Menghadapi Bencana pada Masyarakat Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan

Penulis

  • Nurhalimah Universitas Aufa Royhan

Kata Kunci:

Ketahanan Pangan, Bencana, Lumbung Pangan, Diversifikasi Pangan

Abstrak

Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan desa pertanian yang sangat bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber pendapatan utama, sehingga rentan terhadap ancaman krisis pangan akibat bencana alam. Rendahnya pemahaman masyarakat tentang ketahanan pangan, belum adanya sistem lumbung pangan desa, serta terbatasnya keterampilan pengolahan dan penyimpanan pangan tahan lama mendorong Tim KKN Kelompok 21 Universitas Aufa Royhan untuk melaksanakan program edukasi ketahanan pangan dalam menghadapi bencana. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya cadangan pangan darurat, mengembangkan lumbung pangan desa, memperkenalkan teknik diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, serta melatih keterampilan pengolahan dan penyimpanan pangan tahan lama. Kegiatan dilaksanakan selama tiga minggu (minggu kedua hingga minggu keempat KKN) melalui metode penyuluhan, demonstrasi, pembentukan kelompok pengelola lumbung pangan, dan penanaman tanaman pangan di lahan pekarangan. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat mendapatkan edukasi diversifikasi pangan, memahami cara membangun cadangan pangan rumah tangga, dan beberapa keluarga mulai memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman pangan. Program ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Nurhalimah. (2026). Edukasi Ketahanan Pangan dalam Menghadapi Bencana pada Masyarakat Desa Basilam Baru, Kecamatan Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darmais, 5(1), 142–146. Diambil dari https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jpmd/article/view/576

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama