Pengetahuan Ibu Nifas tentang Pijat Woolwich untuk Meningkatkan Produksi ASI
Keywords:
Produksi ASI, Pijat Woolwich, Ibu NifasAbstract
Masa nifas disebut juga masa post partum atau puerperium adalah masa sejak bayi dilahirkan dan plasenta keluar dari Rahim, sampai enam minggu berikutnya, menurut WHO, Tahun 2021 merekomendasikan bahwa seluruh bayi di anjurkan untuk diberikan ASI eksklusif sampai dengan usia enam bulan. Dan WHO menargetkan pada tahun 2025 angka ASI eksklusif meningkat setidaknya 50%, tahun 2021 hanya 1 dari dua bayi berusia di bawah 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif, dan hanya sedikit dari 5% anak Artinya hampir setengah dari seluruh anak Indonesia tidak menerima gizi yang mereka butuhkan selama dua tahun pertama kehidupan. Lebih dari 40% bayi di perkenalkan terlalu dini pada makanan pendamping ASI, yaitu sebelum mereka mencapai usia 6 bulan, dan makanan yang di berikan seringkali tidak memenuhi kebutuhan gizi bayi. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas tentang pijat woolwich untuk meningkatkan produksi ASI di Praktek Mandiri Bidan N.Sikumbang Kota Padangsidimpuan Tahun 2024”. manfaat penelitian ini menambah pengetahuan sekaligus merupakan pengalaman berharga bagi peneliti. penelitian ini bersifat Deskriptif menggunakan Total samping sebanyak 25 responden, diteliti berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, sumber imformasi. hasil penelitian mayoritas responden berpengetahuan kurang 22 (88%), mayoritas berpengetahuan kurang berumur 26-35 tahun 13 (52%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan pendidikan SMA 15 (64%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan pekerjaan IRT 10 (40%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan paritas primipara 5 (20%), mayoritas berpengetahuan kurang dengan sumber imformasi dari media elektronik 8 (32%). Hasil penelitian ini disimpulkan mayoritas pengetahuan ibu masih kurang sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan melalui media cetak, elektronik, dan tenaga kesehatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mei Ashari, Elvi Suryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

