Edukasi Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Desa Pangaribuan

Penulis

  • Fathul Fadhil Universitas Aufa Royhan

Kata Kunci:

Gaya Hidup, Lansia, Hipertensi

Abstrak

Hipertensi menurut WHO tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi, yang berarti setiap 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderita hipertensi. Jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Diperkirakan pada 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi serta setiap tahun ada 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasi. Kejadian hipertensi lebih banyak diderita pada pralansia dan lansia dibandingkan dengan kelompok umur yang lebih muda. Faktor usia, sosial dan ekonomi dapat terserang hipertensi. Tujuan pengabdian kepada  masyarakat ini untuk memberikan penyuluhan dan mengedukasi masyarakat tentang pengaruh gaya hidup terhadap penyakit hipertensi pada lansia. Pengabdian kepada masyarakat   yang dilakukan di Desa pangaribuan kec, Angkola muaratais. Metode yang dilakukan dengan mengunjungi serta mengedukasi masyarakat melalui penyuluhan dan pembagian leaflet mengenai penyakit hipertensi yang mengedukasi, disertai dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah. Hasil penelitian masyarakat memahami tentang pengertian hipertensi, penyebab, cara mencegah, serta komplikasi yang disebabkan hipertensi. Disarankan masyarakat mengaplikasikan pengetahuan tentang faktor penyebab, pencegahan dan pola hidup yang benar untuk terhindar dari penyakit hipertensi.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Fadhil, F. (2025). Edukasi Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Desa Pangaribuan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darmais, 4(1), 96–101. Diambil dari https://ejournal.stikesdarmais.ac.id/index.php/jpmd/article/view/425

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.